Menurut Kantor Berita ABNA, sebuah masjid di kawasan Newport, 20 kilometer dari Cardiff, ibu kota Wales, menjadi tuan rumah para pemeluk berbagai agama dalam acara khusus yang diadakan untuk mempromosikan harmonisasi hubungan antar umat beragama. Acara yang digelar di Masjid Victoria Road ini diselenggarakan oleh Mubarak Ali, sekretaris Islamic Society of Wales.
Dalam sambutannya, Mubarak Ali berkata, “Dialog dan pertemuan ilmiah lintas agama adalah kegiatan yang sangat positif dalam rangka membangun kesepahaman antar umat beragama yang dengan memperbanyak kegiatan seperti ini dengan mengumpulkan semua orang yang luar biasa ini kita berharap toleransi dan hubungan harmonis terus terjalin.”
“Acara ini digelar untuk menyatukan orang-orang dari berbagai agama, kebangsaan, dan latar belakang.” Tambahnya.
Mubarak Ali, yang telah tinggal di Newport selama sekitar 60 tahun dan merupakan salah satu anggota pendiri Dewan Masjid dan Organisasi Muslim Newport, yang didirikan pada tahun 2008, melanjutkan, "Kami telah mengadakan acara antaragama sebelumnya, tetapi tidak pernah dalam skala yang jumlah partisipan sebesar ini. Saya suka mendorong orang untuk melakukan hal yang benar. Kita hanya hidup sekali, jadi mari tunjukkan cinta dan hormat satu sama lain.”
Perwakilan dan anggota parlemen lokal, walikota Newport dan pemimpin gereja lokal termasuk di antara mereka yang menghadiri upacara tersebut.
Wales adalah bagian dari Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara, dan Islam adalah agama minoritas di negara tersebut. Pemeluk Islam merupakan 2,2% dari populasi yang terdaftar pada sensus 2021 dengan jumlah sekitar 64 ribu orang. Kontak pertama yang tercatat antara Wales dan dunia Islam dimulai pada awal abad ke-12.